headerphoto


SELURUH JAJARAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1431 H.
--MOHON MAAF LAHIR BATHIN--

RKPD 2009

RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2010

Dalam Peraturan Daerah Nomor : 8 tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah daerah Kabupaten Lebak tahun 2009 - 2014, di tetapkan visi yaitu "KABUPATEN LEBAK MENJADI DAERAH KONDUSIF UNTUK BERINVESTASI YANG BERORIENTASI PADA PEMBANGUNAN PERDESAAN". Untuk mewujudkannya maka dirumuskan  5 (lima) misi yang memuat tujuan dan sasaran strategi pembangunan dalam periode kepemimpinan Kepala Daerah terpilih, sebagai berikut:

  1. Mewujudkan sumber daya manusia Kabupaten Lebak yang produktif dan berdaya saing.
  2. Meningkatkan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
  3. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur wilayah.
  4. Meningkatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan.
  5.  Meningkatkan efektifitas pemerintahan daerah dan kualitas demokrasi.

Sepanjang 2006 - 2008 perkembangan indikator makro pembangunan, khususnya Pertumbuhan ekonomi Atas Dasar Harga Konstan di Kabupaten Lebak mengalami fluktuasi yang dinamis selama 3 (tiga) tahun terakhir yaitu tahun 2006 sebesar 3,15 %, tahun 2007 sebesar 4,90 % dan tahun 2008 sebesar 4,06%. Dalam tahun 2006 terjadi penurunan laju pertumbuhan yang disebabkan beberapa hal diantaranya kenaikan harga BBM dan terjadinya musim kemarau yang panjang selama sekitar 6 (enam) bulan yang menyebabkan beberapa daerah di Kabupaten Lebak tidak dapat melakukan penanaman.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2007 mengalami perbaikan. Hal ini mencerminkan terjadinya peningkatan perekonomian daerah seiring dengan semakin membaiknya stabilitas nasional dan kondisi perekonomian secara makro. Beberapa sektor pendukung memiliki kontribusi besar dalam peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi ini. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan pertumbuhan diantaranya sektor pertanian, sektor pengangkutan dan komunikasi serta sektor perdagangan hotel dan restoran. Faktor lain yang mendukung terjadinya peningkatan LPE adalah terkendalinya laju inflasi. Laju inflasi Kabupaten Lebak pada tahun 2007 sebesar 5,70 % nilai ini jauh lebih rendah dari inflasi pada tahun 2006 yang mencapai 8,27 %.

Laju Pertumbuhan Ekonomi tahun 2008 pada angka 4,06%. Sedikit menurun bila dibandingkan dengan LPE tahun 2007. Penurunan ini diperkirakan terjadi akibat dampak krisis global yang berpengaruh pada angka inflasi daerah dan sedikit penurunan pada nilai investasi.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lebak mengalami peningkatan setiap tahunnya baik berdasarkan harga berlaku maupun berdasarkan harga konstan. Pendapatan perkapita Kabupaten Lebak atas dasar harga berlaku selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. PDRB perkapita Kabupaten Lebak pada tahun 2004 sebesar Rp. 3.653.405,- tahun 2005 meningkat menjadi sebesar Rp. 4.151.754,- dan tahun 2006 sebesar Rp. 4.543.320,- PDRB perkapita pada tahun 2007 mencapai sebesar Rp. 4.982.349,- dan pada tahun 2008 sebesar Rp. 5.467.929,-

Laju Inflasi merupakan indikator makro yang dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor ekonomi maupun faktor non-ekonomi. Laju Inflasi Kabupaten Lebak sampai Tahun 2006 mencapai 8,27%, pada tahun 2007 mencapai 5,76% dan tahun 2008 mencapai 7,58%. Fluktuasi Laju inflasi tersebut terjadi seiring dengan fluktuasi laju inflasi regional dan nasional. Dilihat dari segi investasi, pada tahun 2006 Penanaman Modal tercatat sebesar Rp. 1.256.181.015.000,-dan US $ 222.590.000, tahun 2007 nilai investasi di Kabupaten Lebak sebesar Rp. 137.663.000.000,- dan US $ 9.250.000, sedangkan untuk tahun 2008 nilai investasi tercatat Rp. 145.538.892.000,- dan US $ 172.100.000,-. Peningkatan nilai investasi diharapkan terjadi sampai dengan tahun 2009 yang diproyeksikan mencapai angka Rp. 1.689.382.907,- dan US $ 403.940.000,-

Dalam bidang urusan pendidikan , capaian  kinerja pembangunan dapat dilihat  dengan mengukur  indikator peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) yang menunjukan banyaknya jumlah anak usia sekolah yang terserap oleh pendidikan jalur sekolah dengan normal 100%.

Perkembangan APK dan APM di Kabupaten Lebak pada jenjang pendidikan SD/MI,  SLTP/MTs dan SLTA/MA dari Tahun 2004 dan capaian sampai dengan 2008 adalah sebagai berikut :

 

NO.

Jenjang Pendidikan

TAHUN 2004

TAHUN 2008

APK

APM

APK

APM

1.         

SD/MI

95,20

82,30

108,89

96,28

2.         

SLTP/MTs

52,42

48,57

86,54

66,18

3.         

SLTA/MA

21,26

16,18

27,63

20,51

 

Pada Tahun Ajaran 2007/2008 APK tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) relatif sudah tercapai dengan standar yang diinginkan yakni mencapai 108,89 %, APK tingkat SLTP/MTs 86,54 %, sedangkan untuk APK tingkat SLTA/MA mengalami perkembangan yang lambat yaitu sebesar 27,63.

Urusan Kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam perhitungan IPM. Indikator kesehatan ini memrepresentasikan derajat kesehatan masyarakat suatu wilayah pada periode waktu tertentu yang diukur melalui indikator-indikatornya yaitu Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Harapan Hidup (AHH). Indeks kesehatan Kabupaten Lebak mengalami peningkatan selama periode 2006 - 2008. Pada tahun 2006 sebesar 62,4  menjadi 63,0 pada tahun 2008

Isu Strategis Dan Masalah Mendesak

Sebagaimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2009 -2014 yang telah disusun, permasalahan yang sedang dan mungkin masih relevan selama lima tahun ke depan telah teridentifikasi dan disajikan berdasarkan sembilan fungsi sebagaimana Permendagri 13/2006 yaitu: pelayanan umum, ketertiban dan ketentraman, ekonomi, perumahan dan fasilitas umum, lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial. Permasalahan-permasalahan tersebut diprediksi akan terjadi pada tahun 2010 yang akan datang.

                        Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut disusunlah isu strategis yang penanganannya akan menjadi prioritas dalam Pembangunan Daerah tahun 2010, yaitu: Optimalisasi Implementasi Reformasi Birokrasi; Peningkatan Layanan Infrastruktur Daerah; Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup; Peningkatan derajat kesehatan dan pelayanan KB; Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja dan Masyarakat; Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal ; Akses dan Mutu Layanan Pendidikan; Peningkatan upaya persiapan pelaksanaan PORPROV 2010

Identifikasi isu strategis sebagaimana disebutkan diatas, merupakan acuan bagi Pemerintah Kabupaten Lebak guna memfokuskan kebijakannya pada skala prioritas pembangunan yang berorientasi pada hajat hidup masyarakat Kabupaten Lebak yang paling mendesak untuk dipenuhi.

Prioritas Pembangunan                                                                                                                                                              

Untuk menjawab isu dan permasalahan strategis, RKPD mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2010, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2009-2014, Musrenbang Desa dan Kecamatan, menetapkan prioritas pembangunan yang menjadi agenda pokok RKPD Kabupaten Lebak 2010 ditetapkan pula lima prioritas pembangunan daerah tahun 2010 beserta sasarannya, dimana sasaran tersebut telah di sesuaikan dengan RPJMD diantaranya yaitu :

Pertama, Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Kedua, Pengembangan ekonomi yang berbasis potensi lokal dengan fokus Sasaran Pengembangan ekonomi yang berbasis potensi lokal

Ketiga, Pengembangan wilayah yang didukung dengan peningkatan pelayanan infrastruktur berbasis perdesaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, dengan fokus  Sasaran Pengembangan wilayah yang didukung dengan peningkatan pelayanan infrastruktur berbasis perdesaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, Keempat, Peningkatan implementasi reformasi birokrasi, dengan fokus sasaran Peningkatan implementasi reformasi birokrasi, Kelima, Pemantapan pelaksanaan PORPROP 2010, dengan fokus sasaran Pemantapan pelaksanaan PORPROP 2010.

Penutup

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lebak Tahun 2010 sesuai dengan fungsinya yaitu dokumen perencanaan teknis tahunan, memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaannya yang bersifat indikatif. Untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam mencapai sasaran pembangunan daerah, maka 3 pilar pelaku pembangunan (Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat) di Kabupaten Lebak diharapkan dapat mempedomani RKPD Kabupaten Lebak ini.

Bagi Dinas/Badan/Lembaga atau Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak, RKPD Tahun 2010 dijadikan sebagai acuan dalam menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA SKPD). Namun demikian, apabila terdapat perubahan proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah dan struktur pembiayaan daerah, maka akan diakomodir dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran  (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2010.

Gambaran Indikator Makro Pembangunan Lebak Tahun 2006, 2007, 2008

No

Urusan Wajib/Pilihan Pemerintahan Daerah

Indikator

Kondisi tahun 2006

Kondisi tahun 2007

Kondisi tahun 2008

1.

Indikator Makro Ekonomi Daerah

1. PDRB (adh B)

2. PDRB Perkapita (adh B)

3. LPE

4. Laju Inflasi

5.437.900

4.543.320

3,15

8,27

6.029.385

4.982.349

4,90

5,70

6.749.934

5.467.929

4,06

7,58

2

Urusan Pendidikan

1. Angka Melek Huruf

2. Rata-rata lama sekolah

3. Angka Patisipasi Murni SD/MI

4. Angka Partisipasi  Kasar SMP/MTS

5. APK SMA/SMK/MA

94,10

6,2

 

93,38

 

70,84

24,13

94,10

6,2

 

93,52

 

83,49

27,63

94,10

6,2

 

94,86

 

94,89

30,63

3

Urusan Kesehatan

1. Angka Kematian Ibu

2. Angka Kematian Bayi

3. Usia Harapan Hidup

160,04

35,71

63,00

156,73

35,19

63,11

246,00

42,27

63,20

4

Indikator Sosial

1. Jumlah Penduduk

2.Angkatan Kerja

1.202.909

571,638

1.219.030

512,576

1.233.905

577,294

 

 

IPM

66,65

66,74

66,74*

Ket:

  • Angka sementara
  • PDRB (adh BF) dalam jutaan