Kesejahteraan Sosial

     Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kesejahteraan sosial meliputi proses globalisasi dan industrialisasi serta krisis ekonomi dan politik yang berkepanjangan. Dampak yang dirasakannya diantaranya semakin berkembang dan meluasnya bobot, jumlah dan kompleksitas berbagai permasalahan sosial. Keadaan ini bisa diamati dari data tabel Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di bawah ini.

Tabel 1

Jumlah Penduduk Penderita Cacat Fisik Di Kab.Lebak Tahun 2004-2008

No.

Tahun

Tuna Rungu - Wicara

Tuna Daksa

Tuna Netra

Tuna Ganda

Bibir Sumbing

Jumlah

1

2004

1.204

501

509

42

401

2.657

2

2005

1.407

742

837

70

432

3.488

3

2006

1.542

881

801

79

401

3.704

4

2007

1.730

985

838

90

437

4.080

5

2008

1.889

1.424

631

401

386

4.731

   Sumber : BPS Kab. Lebak

 Tabel 2

Jumlah Penduduk Penderita Cacat Mental Di Kab. Lebak Tahun 2004-2008

No.

Tahun

Penderita Cacat Mental:

Jumlah

Laki-laki

Perempuan

1

2004

103

78

181

2

2005

124

96

220

3

2006

137

98

235

4

2007

159

102

261

5

2008

198

136

334

 Sumber : BPS Kab. Lebak

Jumlah panti di Kabupaten Lebak pada tahun 2004 berjumlah 70 panti, pada tahun 2005 berjumlah 73 panti, pada tahun 2006 berjumlah 93 panti, pada tahun 2007 berjumlah 116 panti dan pada tahun 2008 berjumlah 129 panti. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 3

Jumlah Panti Berdasarkan Penanganan Kasus di Kab. Lebak Tahun 2004-2008

No.

Tahun

Jenis Penanganan

Cacat

Asuh

Jompo

1

2004

4

70

-

2

2005

4

73

-

3

2006

5

93

-

4

2007

5

116

-

5

2008

5

129

-

Yayasan non panti di Kabupaten Lebak pada tahun 2008 berjumlah 134 yayasan dengan 6.753 anak asuh.