Topologi

Topografi dan Higrologi

Kabupaten Lebak secara topografi memiliki 3 (tiga) karakteristik ketinggian dari permukaan laut, yaitu:

1. 0 - 200 Meter, untuk wilayah sepanjang Pantai Selatan.

2. 201 - 500 Meter, untuk wilayah Lebak Tengah.

3. 501 - 1000 Meter, untuk wilayah Lebak Timur dengan puncaknya yaitu Gn. Sanggabuana dan Gn. Halimun.

Ketinggian dari permukaan laut setiap Ibu Kota Kecamatan di Kabupaten Lebak sangat beragam, yang tertinggi adalah Kecamatan Muncang dan Sobang (260 meter), yang terendah Kecamatan Bayah dan Cihara (3 meter). Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 5 di bawah ini.

Tabel 5

Kelompok Ketinggian Menurut Kecamatan di Kab. Lebak Tahun 2008

No.

Kecamatan

Ketinggian dari Permukaan Laut (m)

01 - 25

26 - 50

51 - 75

76 - 100

101 - 500

> 500

1

Malingping

-

40

-

-

-

-

2

Wanasalam

-

40

-

-

-

-

3

Panggarangan

4

-

-

-

-

-

4

Bayah

3

-

-

-

-

-

5

Cilograng

-

-

-

-

-

-

6

Cibeber

-

-

-

-

200

-

7

Cijaku

-

-

70

-

-

-

8

Banjarsari

-

-

-

-

120

-

9

Cileles

-

-

-

-

164

-

10

Gunungkencana

-

-

-

-

170

-

11

Bojongmanik

-

-

-

-

200

-

12

Leuwidamar

-

-

-

-

230

-

13

Muncang

-

-

-

-

260

-

14

Sobang

-

-

-

-

260

-

15

Cipanas

-

-

-

-

180

-

16

Sajira

-

-

-

-

165

-

17

Cimarga

-

-

-

-

220

-

18

Cikulur

-

-

-

-

240

-

19

Warunggunung

-

-

-

-

250

-

20

Cibadak

-

-

-

-

220

-

21

Rangkasbitung

-

-

-

-

217

-

22

Maja

-

-

-

-

140

-

23

Curugbitung

-

-

-

-

140

-

24

Cihara

3

-

-

-

-

-

25

Cigemblong

-

-

70

-

-

-

26

Cirinten

-

-

-

-

200

-

27

Lebakgedong

-

-

-

-

180

-

28

Kalanganyar

-

-

-

-

217

-

Sumber   : BPS Kab. Lebak, 2008

Hidrologi

Aspek hidrologi suatu wilayah sangat diperlukan dalam pengendalian dan pengaturan tata air wilayah tersebut, berdasarkan hidrogeologinya, aliran-aliran sungai besar di wilayah Kabupaten Lebak bersama anak-anak sungainya membentuk pola Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dapat digolongkan terdiri 2 (dua) DAS yaitu (1) DAS Ciujung yang meliputi Sungai Ciujung, Sungai Cilaki, Sungai Ciberang, dan Sungai Cisimeut, (2) DAS Ciliman dan Cimadur yang meliputi Sungai Ciliman dengan anak sungainya, Sungai Cimadur, Sungai Cibareno, Sungai Cisiih, Sungai Cihara, Sungai Cipager, dan Sungai Cibaliung.