Mutasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Lebak

Rabu, 26 Oktober 2011 18:41:49 - oleh : admin

Rangkasbitung, 26 Okt 2011 - Menyusul adanya reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II oleh Presiden SBY, Bupati Lebak, H. Mulyadi Jayabaya atau yang biasa disapa JB juga melakukan perombakan dalam tata pemerintahan Pemkab. Lebak. Sejumlah pejabat eselon II, III, IV serta Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK dimutasi dan dilantik pada hari rabu (26/10) di Pendopo Kab. Lebak.

Adapun jumlah pejabat yang dimutasi sebanyak 274 orang, 5 orang diantaranya adalah pejabat eselon II yaitu Drs. Halson Nainggolan, M.Si menjadi Inspektur pada Inspektorat Kab. Lebak (jabatan sebelumnya Kadis Koperasi), Ir. H. Aan Kusdinar menjabat Kepala Dinas Pertanian (jabatan sebelumnya Kadis Hutbun), Drs. Sopiyan, M.Si menjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (jabatan sebelumnya Kadis Pertanian), Drs. Ujang Bahrudin, MM menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM (jabatan sebelumnya Staf Ahli Bupati), kemudian Ir. M. Lukman Hakim menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Hukum (jabatan sebelumnya Inspektur pada Itkab).

Eselon III yang dimutasi sebanyak 35 orang, empat orang diantaranya camat yaitu Nuryantto, S.Sos menjabat Camat Cijaku (jabatan sebelumnya Camat Lebakgedong), Drs. Vidia Indera menjabat Camat Lebakgedong (jabatan sebelumnya sekretaris distamben), Endi Suhendi, BA menjabat Camat Gunungkencana (jabatan sebelumnya kabid geologi dan air tanah pada Distamben), Danu Rusmadi, S.Pd.,M.Si menjabat Camat Cilograng (jabatan sebelumnya kabid kessos pada Disnakersos). Sementara Mamat Permana, S.Sos yang sebeumnya menjabat sebagai camat cilograng menjabat Sekretaris  Distamben dan Nuryanto, SE yang sebelumnya menjabat Camat Gunungkencana menjabat kabid Pembinaan Pelatihan Dan Produktivitas Tenaga Kerja Pada Disnakersos

Sewaktu akan membacakan kata-kata pelantikan, tiba-tiba JB menyatakan bahwa ada revisi dalam daftar mutasi pejabat tersebut, enam orang kepala sekolah dinyatakan batal dimutasi karena kinerja mereka dianggap baik dan masih dibutuhkan oleh sekolah mereka saat ini. Enam kepala sekolah yang berasal dari Maja dan Curugbitung tersebut menurut JB memang tidak terdapat dalam usulan awal mutasi.

Lebih lanjut JB menyatakan bahwa mutasi merupakan hal yang  biasa terjadi dalam reformasi birokrasi yang dinamis dan hal ini sesuai dengan tujuan mutasi yaitu meningkatkan kinerja PNS yang diharapkan pelayanan terhadap masyarakat serta mutu pendidikan di Kab. Lebak turut meningkat. Kepada para kepala sekolah JB berharap agar dapat menjadi manajer yang baik yag bisa menata SDM di masing-masing sekolah, apalagi rencananya pada tahun 2012 dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru maka guru honorer juga sama dengan guru yang statusnya sudah PNS. Hal tersebut agar dijadikan semangat dalam mendidik generasi penerus di Kab. Lebak sehingga Lebak dapat keluar dari ketertinggalan dan kebodohan.

Selain itu JB juga berpesan kepada para pejabat yang dilantik untuk dapat mengimplementasikan fakta integritas yang dibacakan pada saat pelantikan bukan hanya sekedar semboyan atau seremonial yang diucapkan pada saat pelantikan.

Sumber : Bag. Humas Setda Lebak

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya