CPNS Mundur Layak Disanksi
RANGKASBITUNG – Jumlah CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang lulus seleksi tahun 2009 kembali bertambah menjadi 12 orang dari sebelumnya 10 orang.
Karenanya, jumlah kekosongan formasi CPNS tahun 2009 di lingkungan
Pemkab Lebak total menjadi 13 orang, karena 1 lainnya yakni Elis
Setiawati telah resmi dicoret.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lebak Iip
Makmur menilai pemerintah dan dewan perlu merumuskan peraturan baru
tentang sanksi terhadap para CPNS yang mengundurkan diri, sehingga
tidak mengecoh panitia seleksi atau BKD (Badan Kepegawaian Daerah).
"Dalam waktu dekat, kami akan sampaikan hal ini kepada Menpan
(Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara) RI di Jakarta," kata Iip sesaat
setelah melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat BKD Kabupaten Lebak
di ruang Komisi A DPRD Lebak, Rabu (30/12) kemarin.
Menurut Iip, aturan tentang komitmen para pelamar CPNS harus
dibentuk agar tidak ada lagi peserta yang mengundurkan diri hanya
karena alasan penempatan kerja yang jauh atau telah diterima pada
instansi lin di luar daerah. "Para pelamar itu telah tahu sebelumnya,
jika konsekwensi PNS harus siap ditempatkan di mana saja," ungkapnya.
Iip menuturkan, pemberian sanksi terhadap CPNS yang mengundurkan
diri perlu dilakukan, sehingga penerimaan CPNS tidak terkesan hanya
dijadikan pilihan kedua atau ketiga, sementara banyak peserta lain yang
berharap banyak atas penerimaan CPNS.
"Sebelum aturan itu dibentuk, dari awal telah kami sarankan agar
BKD menambahkan persyaratan peserta CPNS dengan pernyataan tidak akan
mengundurkan diri," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Lebak Abdul Gopar mengaku
pihaknya akan berupaya menjalankan saran yang disampaikan para anggota
DPRD dengan tanpa keluar dari aturan yang telah ditetapkan dan akan
berusaha memperbaiki kekeliruan yang telah dilakukan.
"Memang benar, jumlah CPNS yang mengundurkan diri bertambah
menjadi 12 orang, ditambah 1 lainnya dicoret (Elis-red). Karenanya,
saat ini kami tengah merumuskan pengganti formasi yang kosong itu,"
tegasnya.(sir/brp)
Sumber : www.radarbanten.com
