headerphoto


SELURUH JAJARAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1431 H.
--MOHON MAAF LAHIR BATHIN--

Ribuan Ibu-ibu Curhat ke Mamah Dedeh

Jum`at, 13 November 2009 10:44:37 - oleh : admin

RANGKASBITUNG – Suasana Masjid Agung Al-A’raaf rangkasbitung, Kamis (12/11) kemarin, dipenuhi kaum hawa dari berbagai penjuru Lebak.

Selain anggota PKK dari berbagai kecamatan, ribuan majlis taklim juga tumplek-plek di masjid kebanggaan warga Lebak ini. Suasana pun makin bermakna saat lantunan salawat dan puji-pujian kehadirat Allah SWT dikumandangkan secara serentak.
"Hari ini kita kedatangan tamu yang sudah cukup terkenal. Seperti dalam spanduk yang sudah kita pasang di berbagai sudut kota, Rangkasbitung akan kedatangan Mamah Dedeh. Beliau datang dalam rangkaian HUT PKK Lebak dan akan memberikan tauziah kepada kami semua. Kedatangan Mamah Dedeh juga berkat bantuan Ibu Siti Sundari, salah satu produser di salah satu TV swasta. Siti Sundari adalah warga Lebak yang sukses di Jakarta," ujar Ketua Panitia Curhat Akbar, Susi Hanurawati, saat mendampingi Ketua PKK Hj Nila Sadrie Jayabaya.
"Ini adalah salah satu bentuk implementasi dari 10 program PKK yang kami garap, dimana para anggota PKK diharapkan mampu meningkatkan segi iman dan taqwanya terhadap Allah SWT," tambah istri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah ini.
Setelah memberikan wejangan, acara curhat pun digelar dan dimoderatori langsung oleh Siti Sundari. Tak urung, ratusan kaum ibu berebut untuk curhat secara langsung kepada ustazah kondang yang kerap mengisi acara siraman kalbu di salah satu TV swasta nasional menjelang pagi ini.
"Apa yang harus kita lakukan jika suami kita ingin menikah lagi...?" Tanya Rita dalam curhatnya. Rita adalah salah satu kader PKK dari Kecamatan Rangkasbitung. Mamah Dedeh pun menjawab, "Janganlah mempersulit pandangan kita jika seorang suami ingin menikah lagi. Toh jika memang benar, malahan kita bisa lebih memiliki waktu untuk beribadah. Karena selama ini waktu seorang istri lebih banyak mengurusi suami dari pada untuk beribadah," ujar Mamah Dedeh.
"Selain itu, kalau suami punya istri dua, kan lebih meringankan pekerjaan. Kalau tadinya nyuci baju tujuh stel, jadi ringan karena berkurang. Kalau tadinya harus masak terus selama tujuh hari, kan jadi ringan saat si suami giliran ke yang lain," lanjut Mamah Dedeh, dan langsung disambut tawa ribuah jamaah. (jas)

sumber : www.radarbanten.com

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya