Ribuan Ibu-ibu Curhat ke Mamah Dedeh
RANGKASBITUNG – Suasana Masjid Agung Al-A’raaf rangkasbitung, Kamis (12/11) kemarin, dipenuhi kaum hawa dari berbagai penjuru Lebak.
Selain anggota PKK dari berbagai kecamatan, ribuan majlis taklim juga
tumplek-plek di masjid kebanggaan warga Lebak ini. Suasana pun makin
bermakna saat lantunan salawat dan puji-pujian kehadirat Allah SWT
dikumandangkan secara serentak.
"Hari ini kita kedatangan tamu yang sudah cukup terkenal. Seperti
dalam spanduk yang sudah kita pasang di berbagai sudut kota,
Rangkasbitung akan kedatangan Mamah Dedeh. Beliau datang dalam
rangkaian HUT PKK Lebak dan akan memberikan tauziah kepada kami semua.
Kedatangan Mamah Dedeh juga berkat bantuan Ibu Siti Sundari, salah satu
produser di salah satu TV swasta. Siti Sundari adalah warga Lebak yang
sukses di Jakarta," ujar Ketua Panitia Curhat Akbar, Susi Hanurawati,
saat mendampingi Ketua PKK Hj Nila Sadrie Jayabaya.
"Ini adalah salah satu bentuk implementasi dari 10 program PKK
yang kami garap, dimana para anggota PKK diharapkan mampu meningkatkan
segi iman dan taqwanya terhadap Allah SWT," tambah istri Wakil Bupati
Lebak Amir Hamzah ini.
Setelah memberikan wejangan, acara curhat pun digelar dan
dimoderatori langsung oleh Siti Sundari. Tak urung, ratusan kaum ibu
berebut untuk curhat secara langsung kepada ustazah kondang yang kerap
mengisi acara siraman kalbu di salah satu TV swasta nasional menjelang
pagi ini.
"Apa yang harus kita lakukan jika suami kita ingin menikah
lagi...?" Tanya Rita dalam curhatnya. Rita adalah salah satu kader PKK
dari Kecamatan Rangkasbitung. Mamah Dedeh pun menjawab, "Janganlah
mempersulit pandangan kita jika seorang suami ingin menikah lagi. Toh
jika memang benar, malahan kita bisa lebih memiliki waktu untuk
beribadah. Karena selama ini waktu seorang istri lebih banyak mengurusi
suami dari pada untuk beribadah," ujar Mamah Dedeh.
"Selain itu, kalau suami punya istri dua, kan lebih meringankan
pekerjaan. Kalau tadinya nyuci baju tujuh stel, jadi ringan karena
berkurang. Kalau tadinya harus masak terus selama tujuh hari, kan jadi
ringan saat si suami giliran ke yang lain," lanjut Mamah Dedeh, dan
langsung disambut tawa ribuah jamaah. (jas)
sumber : www.radarbanten.com
