Pemkab Alokasikan Dana Kesra Rp 12 Miliar

Rabu, 12 Juni 2013 07:58:41 - oleh : admin
RANGKASBITUNG - Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan dana kesejahteraan rakyat (kesra) mencapai sebesar Rp.12 miliar guna mendukung program indeks pembangunan manusia.
Kepala Bagian Umum Sekertariat Pemerintah Kabupaten Lebak Agianto Ahmad Tahir, menyatakan, penyaluran dana kesra itu sebagian besar untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik agama Islam.
“Penyalurannya dialokasikan melalui program insentif bagi guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), guru ngaji, pimpinan pondok pesantren dan bantuan Majelis Tak'lim, termasuk bagi bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) khusus untuk siswa MDA serta beasiswa kedokteran,” ujar Agianto, kemarin.
Penyaluran bantuan ini, ujarnya, dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi para tenaga pendidik agar lebih giat lagi untuk mensyiarkan agama Islam. Sebab ajaran agama dapat menumbuhkan akhlak yang mulya, memiliki moral yang baik, beretika dan beradab. Selain itu juga dapat meningkatkan pengetahuan ajaran Islam yang benar.
“Selama ini, pemerintah daerah sangat memperhatikan pendidikan agama Islam, termasuk pondok pesantren, majelis taklim, dan sarana keagamaan. Bahkan, pemerintah daerah menerbitkan peraturan daerah (perda) MDA, Magrib Mengaji dan Wajib Pendidikan 12 tahun. Kami berharap dengan bantuan ini dapat meningkatkan IPM juga kesejahteraan masyarakat," katanya.
Dijelaskan, penyaluran dana Kesra tersebut dialokasikan untuk insentif guru MDA sebanyak 4.490 orang masing-masing sebesar Rp600 ribu/tahun, pimpinan Ponpes sebanyak 1.800 masing-masing sebesar Rp600 ribu/tahun, guru ngaji sebanyak 6.038 orang masing-masing sebesar Rp100 ribu/tahun, serta bantuan bagi 2.171 majelis masing-masing sebesar Rp1 juta. Sedangkan, penyaluran Bosda MDA bagi sebanyak 86.000 siswa sebesar Rp20.000 per orang, serta bagi mahasiswa kedokteran yang mendapatkan biaya semester Rp30 juta per orang.
"Dengan bantuan ini, tentu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang baik dan unggul pada bidang agama Islam," katanya.
Sementara itu, sejumlah pimpinan ponpes Kecamatan Kalanganyar mengaku sangat terbantu dan termotivasi dengan penyaluran dana kesra itu, sebab pengelolaan pendidikan agama Islam itu dibiayai oleh masyarakat.Karena itu, mereka pimpinan Ponpes memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang memperhatikan pendidikan agama Islam dengan membantu dana insentif.
"Kami sangat terbantu dengan menerima dana insentif untuk kesejahteraan itu," kata Nurdin, serta sejumlah pimpian Ponpes di Kecamatan Kalanganyar. (SumberKB) www.lebakkab.go.id | fb : Pemerintah Kabupaten Lebak | FansPage : www.facebook.com/PemkabLebak

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya