APBD 2013 Rp 1,4 Triliun Disahkan

Selasa, 4 Desember 2012 08:55:48 - oleh : admin
RANGKASBITUNG-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun 2013 sebesar Rp 1,437 triliun telah disahkan dan mendapatkan masukan secara memadai dari DPRD setempat. DPRD Kabupaten Lebak dalam rapat paripurna di ruang rapat paripurna mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 menjadi APBD pada Senin (3/12).
Penandatanganan pengesahan dilakukan Bupati Lebak Mulyadi Jaya Baya (JB) dan Ketua DPRD Lebak Ade Sumardi, dengan disaksikan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan Wakil Ketua DPRD Agus Setiana Pepep Paisaludin. ”Mudah-mudahan apa yang telah dan akan kita lakukan ini dapat mem­beri­kan kontribusi untuk mewujudkan ke­sejahteraan masyarakat Lebak m­e­nuju Lebak menatap masa depan,” ujarnya.
Pengesahan RAPBD menjadi APBD 2013 ini, menurut dia, karena sudah ditunggu rak­yat untuk pelaksanaan program pem­ba­ngunan yang dibiayai anggaran daerah dan supaya tidak melamp
aui batas waktu yang ditentukan pemerintah pusat. “Kom­posisi APBD tahun 2013 antara belanja ti­dak langsung dan belanja langsung yaitu 57,10 persen berbanding dengan 42,90 per­sen. Komposisi belanja tidak langsung dapat porsi lebih besar,” katanya.
Pelaksana harian (PLh) Badan Anggaran DPRD Lebak Asep Saepudin mengungkapkan, secara terperinci kontribusi total pendapatan dalam APBD Kabupaten Lebak tahun 2013 sebesar Rp 1,437 triliun berasal dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah. Kontribusi yang berasal dari PAD sebesar Rp 123.840.370.600 yang diperoleh dari pajak daerah dan retribusi daerah, dana perimbangan Rp 1.079.686.196.123, serta lain-lain PAD yang sah Rp 187.682.678.950.
Kemudian belanja daerah terdiri dari be­lanja tidak langsung sebesar Rp 818.490.232.959 dan belanja langsung se­be­sar Rp 614.048.506.849. “Alokasi anggaran yang tertuang dalam APBD 2013 telah mengakomodasikan sejumlah kepentingan masyarakat,” jelasnya. Kata Asep, alokasi anggaran pada APBD 2013 masih menempatkan anggaran pen­didikan menjadi alokasi tertinggi, yakni sebesar 30 persen dari total APBD. “Perhatian pemerintah pada 2013 ini lebih banyak pada sektor pendidikan,” ungkapnya.
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Lebak AM Erwin Komara Sukma mengapresiasi kebijakan Bupati yang menambah anggaran perimbangan dana alokasi desa (DAD) pada tahun 2013 menjadi Rp 27 miliar. (RadarBanten)
APBD 2013 Rp 1,4 Triliun Disahkan 
RANGKASBITUNG-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun 2013 sebesar Rp 1,437 triliun telah disahkan dan mendapatkan masukan secara memadai dari DPRD setempat. DPRD Kabupaten Lebak dalam rapat paripurna di ruang rapat paripurna mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 menjadi APBD pada Senin (3/12).
Penandatanganan pengesahan dilakukan Bupati Lebak Mulyadi Jaya Baya (JB) dan Ketua DPRD Lebak Ade Sumardi, dengan disaksikan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan Wakil Ketua DPRD Agus Setiana Pepep Paisaludin. ”Mudah-mudahan apa yang telah dan akan kita lakukan ini dapat mem­beri­kan kontribusi untuk mewujudkan ke­sejahteraan masyarakat Lebak m­e­nuju Lebak menatap masa depan,” ujarnya.
Pengesahan RAPBD menjadi APBD 2013 ini, menurut dia, karena sudah ditunggu rak­yat untuk pelaksanaan program pem­ba­ngunan yang dibiayai anggaran daerah dan supaya tidak melampaui batas waktu yang ditentukan pemerintah pusat. “Kom­posisi APBD tahun 2013 antara belanja ti­dak langsung dan belanja langsung yaitu 57,10 persen berbanding dengan 42,90 per­sen. Komposisi belanja tidak langsung dapat porsi lebih besar,” katanya.
Pelaksana harian (PLh) Badan Anggaran DPRD Lebak Asep Saepudin mengungkapkan, secara terperinci kontribusi total pendapatan dalam APBD Kabupaten Lebak tahun 2013 sebesar Rp 1,437 triliun berasal dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah. Kontribusi yang berasal dari PAD sebesar Rp 123.840.370.600 yang diperoleh dari pajak daerah dan retribusi daerah, dana perimbangan Rp 1.079.686.196.123, serta lain-lain PAD yang sah Rp 187.682.678.950.
Kemudian belanja daerah terdiri dari be­lanja tidak langsung sebesar Rp 818.490.232.959 dan belanja langsung se­be­sar Rp 614.048.506.849. “Alokasi anggaran yang tertuang dalam APBD 2013 telah mengakomodasikan sejumlah kepentingan masyarakat,” jelasnya. Kata Asep, alokasi anggaran pada APBD 2013 masih menempatkan anggaran pen­didikan menjadi alokasi tertinggi, yakni sebesar 30 persen dari total APBD. “Perhatian pemerintah pada 2013 ini lebih banyak pada sektor pendidikan,” ungkapnya.
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Lebak AM Erwin Komara Sukma mengapresiasi kebijakan Bupati yang menambah anggaran perimbangan dana alokasi desa (DAD) pada tahun 2013 menjadi Rp 27 miliar. (RadarBanten)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya