BUPATI TUTUP TMMD KE-89

Rabu, 31 Oktober 2012 08:55:16 - oleh : admin
RANGKASBITUNG-Penutupan TNI Ma­nunggal Membangun Desa (TMMD) ke-89, bertempat di Lapangan Sepak Bola Pasar Cilayang, Desa Kadudamas, Kecama­tan Cirinten berlangsung meriah, Selasa (30/10).
Turut hadir dalam kegiatan Bupati Lebak Mul­yadi Jayabaya (JB), Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurkhan, Kapolres Lebak AKBP Yudi Hermawan, pimpinan satuan kerja pe­rangkat daerah (SKPD), para ulama, to­koh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Bupati Mulyadi Jayabaya (JB) mengatakan, nilai utama yang hendak ditum­buh­kem­bang­­kan dalam setiap penyelenggaraan TMMD adalah terwujudnya ikatan per­satuan antara TNI dengan segenap jajaran pe­merintah daerah serta semua lapisan masyarakat. “Intinya, dengan TMMD kita bisa saling bahu-membahu dan bergotong ro­yong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada ter­­ciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap. TMMD juga adalah pondasi dalam mewujudkan sistem pertahanan se­mesta,”
kata JB saat membacakan sam­butan tertulis dari Panglima Daerah Militer (Pangdam) III / Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja, kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, evaluasi pe­­laksanaan program TMMD di wilayah Banten dan Jawa barat dari waktu ke waktu me­nunjukkan hasil yang menggembirakan. Bah­kan dapat me­lebihi capaian target ke­gia­tan pokok.
Sementara itu, Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurkhan mengatakan, kegiatan program TMMD berlangsung selama 21 hari, mulai 10 Oktober hingga 30 Oktober 2012 di Desa Kadudamas, Kecamatan Cirinten.
Dalam pelaksanaan TMMD, kata dia, ten­­tara bersama rakyat melaksanakan pem­­bangunan fisik, antara lain pembukaan ba­dan jalan sepanjang enam kilometer de­ngan lebar tujuh meter antara Desa Parakan lima, Kecamatan Cirinten sampai dengan Desa Warunguyum, Kecamatan Cijaku, pembuatan gorong-gorong beton diameter 60 sentimeter dengan panjang 80 meter serta rehab jembatan dan pem­bersihan sampah. “Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan kesadaran bela negara, kamtibmas, penyuluhan per­tanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan,” jelasnya seraya menambahkan jika pihaknya patut berbangga, karena hasil evaluasi pelaksanaan program TMMD di wilayah Lebak menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Sementara itu, Bupati JB berharap agar kegiatan TMMD terus dilaksanakan dan ditingkatkan, karena sejalan dengan program pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan TMMD adalah sarana yang efektif untuk merajuk kebersamaan antara TNI dan rakyat. TMMD juga sebagai wahana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi diderah, dan percepatan pembangunan di perdesaan dalam upaya menjaga keutuhan NKRI. Karena itu saya mengimbau agar warga senantiasa memelihara jalan yang telah dibuka ini. Sehingga, ke depan tinggal dilakukan hotmix,” katanya. (Radarbanten).
www.lebakkab.go.id | fb : Pemerintah Kabupaten Lebak | Twitter : Pemkab Lebak
BUPATI TUTUP TMMD KE-89 
RANGKASBITUNG-Penutupan TNI Ma­nunggal Membangun Desa (TMMD) ke-89, bertempat di Lapangan Sepak Bola Pasar Cilayang, Desa Kadudamas, Kecama­tan Cirinten berlangsung meriah, Selasa (30/10).
Turut hadir dalam kegiatan Bupati Lebak Mul­yadi Jayabaya (JB), Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurkhan, Kapolres Lebak AKBP Yudi Hermawan, pimpinan satuan kerja pe­rangkat daerah (SKPD), para ulama, to­koh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Bupati Mulyadi Jayabaya (JB) mengatakan, nilai utama yang hendak ditum­buh­kem­bang­­kan dalam setiap penyelenggaraan TMMD adalah terwujudnya ikatan per­satuan antara TNI dengan segenap jajaran pe­merintah daerah serta semua lapisan masyarakat. “Intinya, dengan TMMD kita bisa saling bahu-membahu dan bergotong ro­yong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada ter­­ciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap. TMMD juga adalah pondasi dalam mewujudkan sistem pertahanan se­mesta,” kata JB saat membacakan sam­butan tertulis dari Panglima Daerah Militer (Pangdam) III / Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja, kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, evaluasi pe­­laksanaan program TMMD di wilayah Banten dan Jawa barat dari waktu ke waktu me­nunjukkan hasil yang menggembirakan. Bah­kan dapat me­lebihi capaian target ke­gia­tan pokok.
Sementara itu, Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurkhan mengatakan, kegiatan program TMMD berlangsung selama 21 hari, mulai 10 Oktober hingga 30 Oktober 2012 di Desa Kadudamas, Kecamatan Cirinten.
Dalam pelaksanaan TMMD, kata dia, ten­­tara bersama rakyat melaksanakan pem­­bangunan fisik, antara lain pembukaan ba­dan jalan sepanjang enam kilometer de­ngan lebar tujuh meter antara Desa Parakan lima, Kecamatan Cirinten sampai dengan Desa Warunguyum, Kecamatan Cijaku, pembuatan gorong-gorong beton diameter 60 sentimeter dengan panjang 80 meter serta rehab jembatan dan pem­bersihan sampah. “Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan kesadaran bela negara, kamtibmas, penyuluhan per­tanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan,” jelasnya seraya menambahkan jika pihaknya patut berbangga, karena hasil evaluasi pelaksanaan program TMMD di wilayah Lebak menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Sementara itu, Bupati JB berharap agar kegiatan TMMD terus dilaksanakan dan ditingkatkan, karena sejalan dengan program pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan TMMD adalah sarana yang efektif untuk merajuk kebersamaan antara TNI dan rakyat. TMMD juga sebagai wahana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi diderah, dan percepatan pembangunan di perdesaan dalam upaya menjaga keutuhan NKRI. Karena itu saya mengimbau agar warga senantiasa memelihara jalan yang telah dibuka ini. Sehingga, ke depan tinggal dilakukan hotmix,” katanya. (Radarbanten).
www.lebakkab.go.id | fb : Pemerintah Kabupaten Lebak | Twitter : Pemkab Lebak

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya